Pengelolaan administrasi sekolah yang masih dilakukan secara manual serta keterbatasan dalam penerapan teknologi pembelajaran menjadi tantangan bagi SMP Islam Hidayatul Mubtadiin Batealit. Ketidakefisienan dalam pencatatan data siswa, pengelolaan kehadiran, serta evaluasi akademik menghambat efektivitas administrasi sekolah, sementara metode pembelajaran konvensional kurang menarik bagi siswa yang terbiasa dengan teknologi digital. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi serta efektivitas pembelajaran berbasis digital melalui implementasi e-smartschool. Program ini mencakup lima tahap utama: sosialisasi, pelatihan intensif, simulasi dan praktik, pendampingan, serta evaluasi. Metode pelaksanaan melibatkan diskusi kelompok terarah, pelatihan berbasis praktik, supervisi langsung, dan evaluasi kinerja sistem. Dalam proses implementasi, ditemukan kendala seperti resistensi awal tenaga pendidik serta keterbatasan akses perangkat bagi siswa. Untuk mengatasi hambatan ini, pendampingan intensif dan pelatihan berkelanjutan diterapkan guna meningkatkan kesiapan pengguna dalam mengadopsi teknologi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan efisiensi administrasi hingga 80%, kepercayaan diri guru dalam menggunakan teknologi hingga 85%, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran digital hingga 90%. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi yang didukung dengan pelatihan dan pendampingan sistematis dapat mengoptimalkan pengelolaan akademik dan meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus memberikan wawasan tentang tantangan dan strategi dalam digitalisasi sekolah.
Copyrights © 2025