Stres adalah cara dari tubuh kita menilai apakah ada sesuatu yang berbahaya, ataupun mengancam diri. Mahasiswa kedokteran yang mengalami stres memungkinkan dirinya sulit membangun interaksi positif terhadap pasiennya. Hal itu dapat memicu ketidakpuasan pasien dalam pelayanan kesehatan khususnya terhadap praktik klinis. Elemen yang berperan dalam memunculkan adalanya stres salah satu faktornya adalah tipe kepribadian. Ekstrovert dan Introvert adalah dua tipe kepribadian yang dinilai dari interaksi diri terhadap lingkungan. Penelitian ini menantikan hasil yang bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan dari regulasi emosi dan tipe kepribadian terhadap tingkat stres pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura periode 2021. Penelitian kuantitatif dipilih pada penelitian ini dengan studo analitik cross-sectional yang pengambilan datanya menggunakan metode simple random sampling. Delapan puluh mahasiswa periode 2021 yang aktif dalam perkuliahan menjadi sampel dalam penelitian ini. Berdasarkan analisis statistik hubungan regulasi emosi terhadap stress di nilai signifikan dengan nilai (p) yang didapatkan adalah 0,027 dan hubungan dari tipe kepribadian terhadap tingkat stres dengan (p) sebesar 0,017 di nilai signifikan. Terdapat hubungan antara regulasi emosi dan tipe kepribadian terhadap ringan dan berat tingkat stres pada mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura periode 2021.
Copyrights © 2025