Tujuan: mengetahui gambaran penyembuhan luka sirkumsisi dengan kontrol perdarahan electrocauter menggunakan southampton wound grading system. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif memiliki jumlah sampel 43 orang dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Data diambil dari status pasien dan foto yang diberikan oleh pasien. Hasil : Berdasarkan penelitian mayoritas pasien sirkumsisi adalah anak usia 9-11 tahun dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) normal, grade penyembuhan luka sirkumsisi dengan kontrol perdarahan electrocauter terbanyak adalah grade 0 (penyembuhan luka normal), grade penyembuhan luka sirkumsisi dengan kontrol perdarahan electrocauter berdasarkan usia terbanyak adalah usia 9-11 tahun dengan grade 0, grade penyembuhan luka sirkumsisi dengan kontrol perdarahan electrocauter berdasarkan IMT terbanyak adalah gizi normal dengan grade 0, grade penyembuhan luka sirkumsisi dengan kontrol perdarahan electrocauter berdasarkan durasi operasi terbanyak adalah 30-45 menit dengan grade 0. Kesimpulan: Electrocauter efektif sebagai kontrol perdarahan sirkumsisi sesuai dengan hasil penyembuhan luka yang didapat yaitu mayoritas grade 0 atau penyembuhan luka normal.
Copyrights © 2025