Penelitian ini bertujuan menjelaskan variabel inflasi, produk domestik bruto, dan indeks persepsi korupsi dalam mempengaruhi nilai aktiva bersih reksadana syariah di indonesia. Populasi penelitian ini merupakan perusahaan penerbit reksadana syariah yang tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022 dengan total 284 perusahaan penerbit reksadana. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel dari 40 sampel perusahaan yang terpilih, dengan total sampel berjumlah 240. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap nilai aktiva bersih reksadana syariah. Sedangkan, variabel produk domestik bruto dan indeks persepsi korupsi tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai aktiva bersih reksadana syariah. Hasil pengujian secara simultan menunjukan bahwa variabel inflasi, produk domestik bruto, indeks persepsi korupsi berpengaruh terhadap nilai aktiva bersih reksadana syariah. Kata kunci: Inflasi, Produk Domestik Bruto, Indeks Persepsi Korupsi
Copyrights © 2025