Financial technology payment sebagai bagian dari fintech menawarkan berbagai kemudahan serta manfaat bagi penggunanya, namun saat ini jumlah penggunanya di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan minat penggunaan fintech payment melalui model UTAUT2. Penelitian ini dilakukan di Kota Denpasar. Metode sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pelaku UMKM di Kota Denpasar yang menggunakan fintech payment. Total sampel adalah 116 orang. Teknik analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa performance expectancy, socio-cultural factors, facilitating conditions, price value, dan habit berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat penggunaan fintech payment. Sementara itu, effort expectancy dan hedonic motivation tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan fintech payment.
Copyrights © 2024