Data Pusat Pembinaan Profesi Keuangan menunjukkan bahwa jumlah akuntan publik di Indonesia mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir, sedangkan perusahaan yang membutuhkan jasa akuntan publik meningkat. Perusahaan membutuhkan opini audit atas kewajaran laporan keuangannya. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya terletak pada teknik analisis dan variabel yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pemahaman Teknologi Informasi, Soft Skills, Penghargaan Finansial, dan Pertimbangan Pasar Kerja terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Akuntan Publik. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa akuntansi angkatan 2019 sebanyak 256. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan hasil 156 sampel. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pemahaman Teknologi Informasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan Publik, sedangkan Soft Skills, Penghargaan Finansial, dan Pertimbangan Pasar Kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap minat mahasiswa menjadi akuntan publik. Hasil penelitian memberikan bukti pengembangan TPB dan Teori Pengharapan. Kata Kunci: Akuntan Publik; Teknologi Informasi; Soft Skills; Penghargaan Finansial; Pertimbangan Pasar Kerja
Copyrights © 2024