Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana ukuran pemerintah daerah, belanja modal, opini audit, dan tindak lanjut rekomendasi audit terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah Provinsi di Indonesia selama periode 2019-2022. Penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dari laporan realisasi anggaran, laporan neraca, opini audit, dan laporan tindak lanjut hasil pemeriksaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh sehingga diperoleh 136 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel yang dilakukan Eviews 10. Penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran pemerintah daerah dan belanja modal berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin besar ukuran pemerintah daerah dan belanja modal maka kinerja keuangan pemerintah daerah semakin baik. Sedangkan opini audit dan tindak lanjut rekomendasi audit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Hal ini mengindikasikan opini audit tidak mencerminkan kinerja keuangan yang baik. Selain itu, tindak lanjut rekomendasi audit belum mampu meningkatkan kinerja keuangan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perumusan kebijakan pengelolaan keuangan yang lebih efektif sehingga bisa mendorong peningkatan kinerja keuangan pemerintah daerah.
Copyrights © 2025