terhadap kinerja keuangan dengan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan subsektor konstruksi yang terdaftar di BEI periode 2018–2023. Analisis dilakukan dengan regresi data panel menggunakan SmartPLS 3. Populasi terdiri dari 22 perusahaan, dengan 13 perusahaan dipilih sebagai sampel melalui metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal (diukur dengan Debt to Equity Ratio/DER) dan arus kas (diukur dengan Current Ratio/CR) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja keuangan (diukur dengan Price to Book Value/PBV). Total aset (diukur dengan Total Asset Turnover/TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. CSR tidak memoderasi hubungan antara struktur modal, arus kas, maupun total aset terhadap kinerja keuangan. Artinya, pengaruh ketiga variabel independen terhadap kinerja keuangan tidak dipengaruhi secara signifikan oleh CSR. Temuan ini penting bagi manajer dan investor dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan di sektor konstruksi.
Copyrights © 2025