Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap stunting menggunakan kerangka teori Health Belief Model (HBM), yang mencakup persepsi kerentanan, keparahan, manfaat, dan hambatan. Penelitian dilakukan di wilayah Kota Surakarta dengan menyebarkan 250 kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik stratified disproportionate area sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kerentanan, keparahan, dan manfaat berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi masyarakat terhadap dampak stunting, sedangkan persepsi hambatan berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perancangan strategi edukasi dan intervensi kesehatan masyarakat yang lebih efektif dalam mencegah stunting sejak dini.
Copyrights © 2025