Pendidikan formal memegang peranan penting dalam perkembangan kognitif, emosional, dan psikologis siswa, serta dalam membentuk karakter dan disiplin mereka. Di Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya di SMP Abdi Negara, muncul berbagai masalah terkait kenakalan siswa seperti tawuran, perundungan, merokok, dan pembolosan yang mengganggu proses pembelajaran dan menciptakan ketidaknyamanan dalam lingkungan sekolah. Kenakalan siswa ini menjadi isu yang mendesak untuk segera ditangani guna mencegah dampak negatif jangka panjang terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan emosional siswa. Oleh karena itu, layanan bimbingan dan konseling (BK) berperan penting dalam memberikan dukungan bagi siswa yang terlibat dalam perilaku kenakalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling dalam menangani kenakalan siswa di SMP Abdi Negara. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana layanan BK diterapkan untuk membantu siswa mengatasi masalah kenakalan dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan intervensi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK memiliki dampak positif dalam membantu siswa mengatasi kenakalan, meskipun terdapat tantangan dalam hal fasilitas dan keterlibatan orang tua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan praktik bimbingan dan konseling, serta memperkuat pemahaman mengenai pentingnya peran guru BK dalam mengatasi kenakalan siswa.
Copyrights © 2025