Penelitian ini berorientasi untuk mengetahui transformasi kebudayaan yang terjadi di Skampung budaya Polowijen, Kota Malang jika dilihat dari sudut pandang teori evolusionisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis transformasi kebudayaan di Kampung Budaya Polowijen, Kota Malang, dalam perspektif evolusionisme. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik yang digunakan dalam pengorganisir data pada penelitian ini melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk memastikan hasil yang valid dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi kebudayaan di Kampung Budaya Polowijen dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti perkembangan teknologi, interaksi budaya lokal dan global, urbanisasi, serta dampak pandemi COVID-19. Bentuk transformasi yang terjadi meliputi perubahan dalam ritus adat, alat musik tradisional, kesenian tari, dan permainan tradisional. Meskipun mengalami perubahan, komunitas lokal tetap berupaya mempertahankan nilai-nilai tradisional melalui edukasi budaya, festival, pelatihan seni, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pelestarian dan promosi budaya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya harus dilakukan dengan pendekatan yang adaptif dan inovatif. Dengan pendekatan ini, diharapkan kebudayaan lokal dapat terus bertahan dan berkembang di tengah tantangan globalisasi, tanpa kehilangan nilai-nilai inti yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.
Copyrights © 2025