Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis kesadaran pajak dan dampak kenaikan PPN 12% terhadap pola konsumsi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawamcara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis dengan analisis deskriptif. Penelitian ini mengambil 5 (lima) orang narasumber, yang terdiri dari dua orang laki-laki dan tiga orang perempuan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kesadaran pajak masyarakat dalam memahami peran pajak cukup baik, namun untuk pemahaman mendalam masih terbatas. Kebijakan kenaikan PPN 12% mendapat banyak respon negatif dari masyarakat karena menyebabkan harga barang dan jasa mengalami kenaikan yang akan memberikan dampak signifikan terhadap perubahan pola konsumsi dan penurunan daya beli, serta menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pajak. Dengan demikian, kebijakan kenaikan PPN 12% perlu dievaluasi guna mengurangi dampak negatif yang akan terjadi. This research is a qualitative study aimed at analyzing tax awareness and the impact of the 12% VAT increase on community consumption patterns. The research method used is qualitative with data collection techniques through interviews and documentation. The analysis method is descriptive analysis. This research involved 5 (five) informants, consisting of two men and three women. The results of this study indicate that public tax awareness in understanding the role of taxes is quite good, but deep understanding is still limited. The policy of increasing VAT by 12% has received a lot of negative responses from the public because it causes the prices of goods and services to rise, which will significantly impact changes in consumption patterns and reduce purchasing power, as well as decrease public trust in tax management. Therefore, the policy of increasing VAT by 12% needs to be evaluated to mitigate the negative impacts that will occur..
Copyrights © 2025