Dalam era digital, keaslian dan keamanan citra digital menjadi sangat penting mengingat mudahnya konten digital diduplikasi dan dimodifikasi tanpa izin. Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi robust reversible watermarking citra serta antarmuka pengguna yang intuitif. Fokus utama pengembangan aplikasi adalah pada kemudahan penggunaan agar dapat diakses oleh berbagai kalangan. Aplikasi yang dikembangkan merupakan aplikasi desktop yang memiliki antarmuka dan fungsi-fungsinya. Hasil pengujian dengan dua perangkat yaitu laptop dan PC menunjukkan bahwa aplikasi Wmarks mampu menunjukkan responsivitas latency yang cukup bagus dengan selisih rata-rata 58.079 ms. Berdasarkan pengujian black box, Wmarks berhasil menjalankan fitur dengan baik. Memiliki performa yang cukup baik dengan memperoleh hasil CPU usage dengan kategori “baik” dengan rata-rata 0-4% pada kondisi idle dan memperoleh kategori “buruk” dengan rata-rata 24-68% pada kondisi fungsi aplikasi tereksekusi. Berdasarkan hasil pengujian system usability yang dilakukan oleh 30 responden, aplikasi Wmarks mendapatkan total nilai SUS (System Usability Scale) sebesar 80.35 dengan grade A yang menunjukkan bahwa aplikasi dapat diterima dan digunakan oleh pengguna dengan sistem operasi desktop. Kata kunci— teknologi watermarking, citra digital, antarmuka pengguna, latency responsiveness, black box, spread spectrum adaptive.
Copyrights © 2024