Perubahan kognitif, fisik, dan sosial pada masa remaja sering menjadi masalah yang dapat menimbulkan stres. Kombinasi terapi musik dan napas dalam merupakan terapi yang dapat diaplikasikan untuk mengurangi stres. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kombinasi terapi musik dan napas dalam untuk menurunkan stres pada remaja. Rancangan penelitian ini adalah one group pre-post-test design dengan melibatkan 20 remaja. Informasi terkait stres diambil menggunakan menggunakan instrumen DASS-42 pre dan post dilakukan intervensi. Terapi napas dalam yang dikombinasi dengan musik dilakukan dengan bimbingan sekali dan selanjutnya remaja diminta untuk melakukan sendiri setiap hari selama satu bulan. Pada akhir bulan dilakukan kembali pengukuran stres. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 4 laki-laki dan 16 perempuan yang berusia 12-20 tahun, diantara data tersebut 11 orang mengalami penurunan tingkat stres. Uji paired sample t-test dengan nilai probability kurang dari 0,05 yang menunjukan adanya perbedaan antara mean antara pre-test dan post-test terkait stres pada remaja. Kesimpulannya adalah teknik napas dan kombinasi mendengarkan musik klasik berhasil menurunkan tingkat stres pada remaja.
Copyrights © 2025