Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi strategis terhadap perekonomian nasional, namun literasi keuangan dan digital pelaku UMKM masih rendah sehingga menghambat penerapan strategi pemasaran digital yang efektif. Khususnya di Sulawesi Tenggara, rendahnya literasi keuangan menyebabkan UMKM menghadapi tantangan serius dalam implementasi teknologi digital untuk pengembangan bisnis mereka. Penelitian terdahulu cenderung lebih berfokus pada aspek teknis pemasaran digital tanpa secara eksplisit mengaitkannya dengan aspek literasi keuangan pelaku UMKM, sehingga penelitian ini bertujuan mengeksplorasi secara mendalam narasi entrepreneur mengenai hubungan literasi keuangan dengan implementasi strategi pemasaran digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam sebagai instrumen utama kepada lima informan yang relevan, mencakup asosiasi UMKM, organisasi pendamping UMKM, serta instansi pemerintah terkait di Sulawesi Tenggara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi keuangan menyebabkan kesulitan dalam pengelolaan kas dan pengambilan keputusan strategis terkait anggaran promosi digital, sementara keterampilan digital rendah menghambat optimalisasi media sosial dan e-commerce. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi literasi keuangan dan digital sebagai solusi utama untuk mengatasi hambatan dalam penerapan strategi pemasaran digital di kalangan UMKM, sedangkan penelitian masa depan direkomendasikan untuk memperluas wilayah geografis dan jumlah informan guna memperkuat validitas hasil penelitian.
Copyrights © 2024