Perkembangan E-Business yang pesat dalam beberapa dekade terakhir telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai sektor industri, termasuk sektor perbankan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak E-Business terhadap keberlanjutan praktik Green Banking secara global. Green Banking, yang mengacu pada upaya perbankan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan melalui kebijakan dan teknologi ramah lingkungan, semakin mendapatkan perhatian dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan keberlanjutan. Melalui pendekatan berbasis studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa adopsi E-Business dalam industri perbankan global berperan penting dalam mendorong efisiensi energi dan mengurangi jejak karbon melalui layanan digital. Selain itu, E-Business juga mempercepat penerapan teknologi ramah lingkungan, seperti sistem manajemen energi dan pengelolaan limbah elektronik. Integrasi E-Business dalam praktik green banking memberikan peluang untuk mencapai tujuan keberlanjutan secara lebih efektif, terutama dengan memanfaatkan teknologi baru yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan green banking dapat lebih terwujud melalui strategi adopsi teknologi digital yang efisien dan inovatif dalam operasional perbankan global.
Copyrights © 2025