Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi level penggunaan dedak padi dalam ensilase daun flamboyan terhadap kandungan asam laktat, pH dan ammonia silase. Penelitian dilaksanakan selama bulan April hingga Juni 2024. Pembuatan silase dilakukan di Bimoku, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Analisis asam laktat, pH dan ammonia di Laboratorium Nutrisi Ternak Perah, IPB University. Alat dan bahan yang digunakan berupa parang, karung, terpal, toples sebagai silo, timbangan digital, thermometer suhu, tester Hanna HI98107 pHep®, daun flamboyan, dedak padi, dan EM4 peternakan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan lima perlakuan yaitu: F0 = Daun Flamboyan + Dedak Padi 0% + EM4, F1 = Daun Flamboyan + Dedak Padi 5% + EM4, F2 = Daun Flamboyan + Dedak Padi 10% + EM4, F3 = Daun Flamboyan + Dedak Padi 15% + EM4, F4 = Daun Flamboyan + Dedak Padi 20% + EM4, setiap perlakuan diulang empat kali. EM4 yang digunakan sama untuk semua perlakuan, yaitu sebanyak 2% dari berat daun flamboyan yang digunakan. Parameter yang diukur adalah suhu, kandungan asam laktat, pH dan ammonia. Data dianalisis menggunakan ANOVA (Analisis of Varians) pada taraf 0,5% dan Uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level dedak padi yang berbeda berpengaruh terhadap kandungan asam laktat, pH dan ammonia silase daun flamboyan, dengan perlakuan terbaik pada level dedak padi 5%.
Copyrights © 2025