Emesis gravidarum atau mual muntah terjadi pada awal kehamilan yang disebabkan oleh perubahan hormone estrogen, progesterone serta HCG. Emesis gravidarum terjadi 50%-80% dari seluruh kehamilan di Indonesia. Hal ini dapat diatasi dengan terapi non farmakologi seperti pemberian akupresur pada titik P6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresur titik P6 untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil TM I di PMB Griya Bunda Ceria Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi – Eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sempel menggunakan total sampling sebanyak 17 responden yang mengalami emesis gravidarum. Frekuensi emesis gravidarum diukur mengguanakan lemabar checklist PUQE. Analisa data menggunakan uji non parametrik wilcoxon. Berdasarkan hasil uji wilcoxon diperoleh nilai p (0.000) < nilai α (0.05) dan beda mean 5,94 pada pretest dan posttest. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat pengaruh pemberian akupresur pada titik P6 terhadap ibu hamil TM I yang mengalami emesis gravidarum di PMB Griya Bunda Ceria Palembang.
Copyrights © 2025