Penelitian ini menganalisis self-efficacy siswa SMA dalam pembelajaran matematika sebagai faktor penting yang memengaruhi keberhasilan akademik. Menggunakan model Rasch, penelitian ini mengeksplorasi tiga dimensi utama self-efficacy: magnitude, strength, dan generality, melalui 36 butir angket skala Likert empat poin yang diujikan kepada 354 siswa SMA di Jakarta. Analisis data menunjukkan bahwa tiga butir pertanyaan tidak memenuhi kriteria validitas dan dihapus, menghasilkan 33 butir yang valid dan reliabel (Cronbach's alpha = 0,92; indeks reliabilitas butir = 0,99). Analisis logit mengungkapkan bahwa strength (kekuatan keyakinan diri) adalah dimensi yang paling signifikan dalam memengaruhi tingkat self-efficacy siswa. Penelitian ini berkontribusi pada literatur terkait pengukuran self-efficacy dengan pendekatan Rasch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, siswa memiliki tingkat self-efficacy yang baik (rata-rata hitung 69%), mengindikasikan siswa memiliki kepercayaan diri yang cukup tinggi dalam menghadapi tantangan dalam pembelajaran matematika. Hal ini tercermin dari kemampuan mereka untuk menyelesaikan tugas secara konsisten, meskipun tingkat kesulitannya cukup tinggi.
Copyrights © 2025