Gout Arthritis adalah suatu proses inflamasi yang terjadi karena deposisi kristal asam urat pada jaringan sekitar sendi, terutama sendi-sendi di kaki, pergelanggan kaki, pergelangan tangan, lutut dan siku. Gout terjadi sebagai akibat dari hiperurisemia yang berlangsung lama (asam urat serum meningkat) disebabkan karena penumpukan purin atau eksresi asam urat yang kurang dari ginjal. Untuk mengatasi nyeri gout arthritis dapat dilakukan secara farmakologi (obat- obatan) dan manajemen non farmakologi. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat dilakukan adalah dengan cara kompres bawang merah. Bawang merah mengandung senyawa yang berperan sebagai antioksidan alami, seperti flavonoid dan saponin. Kandungan senyawa flavonoid memiliki sifat anti radang (anti inflamasi). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompres bawang merah terhadap intensitas nyeri sendi pada lansia penderita gout arthritis di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palembang Tahun 2024. Metode : Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret tahun 2024. Desain penelitian menggunakan quasy eksperiment dengan pendekatan pre and post test with control. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang dengan teknik purposive sampling dan instrumen Numeric Rating Scale dan analisa data dengan uji statistik paired samples t Test. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nyeri sebelum dilakukan intervensi yaitu 5,07 dan setelah dilakukan intervensi rata-rata nyeri yaitu 3,47 dengan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang bermakna bahwa ada pengaruh kompres bawang merah terhadap penurunan nyeri sendi gout arthritis. Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif bagi responden dalam melakukan perawatan nyeri sendi.
Copyrights © 2025