Hipertensi yaitu penyakit kardioaskular dimana penderita memiliki tekanan darah tinggi, dengan pengukuran tekanan darah dua kali dengan selang waktu lima menit dan didapatkan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Hipertensi dapat diartikan penatalaksanaan secara farmkologis maupun non farmakologis. Terapi non farmakologis yang dapat digunakan yaitu pemberian rendaman kaki dengan air jahe hangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh rendaman kaki dengan air jahe hangat terhadap penurunan tekanan dara pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group dengan uji T-test dengan hasil berupa uniariat dan bivariat. Populasi pada penelitian ini dalah seluruh pasien penderita hipertensi di puskesmas gerunggang kota pangkalpinang. Dalam pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling didapatkan sampel 40. penelitian ini diketahui ada pengaruh rata-rata tekanan darah mengalami penurunan dari 160.99/98.17 mmHg menjadi 139.23/86.32 mmHg setelah pemberian perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada tekanan darah sistolik p-value yaitu 0.000 (p-value <0.005) kelompok intervensi yang diberikan rendaman kaki dengan air jahe hangat selama 7 hari berturut turut. penelitian ini menyimpulkan bahwa Ada Ada pengaruh yang signifiakn pada tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah pemberian rendaman kaki dengan air jahe hangat pada lansia penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Gerunggang Kota Pangkalpinang Tahun 2024. Saran dari peneliti adalah dengan adanya jahe dapat menjadi alternatif untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi.
Copyrights © 2025