Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue dan ditularkan oleh vektor nyamuk, terutama spesies Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Di Indonesia DBD masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, termasuk di Provinsi Bali. Pada tahun 2022, Incidence Rate (IR) DBD di provinsi ini mencapai 132 kasus per 100 ribu penduduk, melebihi target nasional ≤ 100 kasus per 100 ribu penduduk. Selain itu, kepadatan penduduk di Bali menempati urutan ketujuh dari 28 provinsi di Indonesia pada tahun yang sama. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepadatan penduduk dengan kasus DBD di Provinsi Bali tahun 2022. Penelitian ini termasuk dalam penelitian analitik dengan desain studi ekologi. Populasi penelitian mencakup seluruh wilayah administrasi kabupaten/kota di Provinsi Bali pada tahun 2022. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kasus DBD. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah adalah kepadatan penduduk. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Spearman. Hasil Uji normalitas Shapiro-Wilk mengindikasikan bahwa data dalam penelitian ini tidak berdistribusi normal (p-value < 0,05). Sementara itu, hasil uji korelasi Spearman menunjukkan p-value sebesar 0,02139 (p-value < 0,05) dengan koefisien korelasi 0,766667, yang menunjukkan adanya hubungan antara kepadatan penduduk dengan kasus DBD. Hubungan ini memiliki tingkat korelasi yang sangat kuat dan bersifat positif yang berarti semakin tinggi kepadatan penduduk, semakin tinggi juga jumlah kasus DBD. Maka didapatkan hubungan yang signifikan antara kepadatan penduduk dan jumlah kasus DBD di Provinsi Bali pada tahun 2022.
Copyrights © 2025