Pelayanan gizi di rumah sakit merupakan elemen vital dalam perawatan pasien, berperan signifikan dalam proses penyembuhan dan pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS) berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2013 di rumah sakit di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian literatur melalui pengumpulan artikel dari ScienceDirect dan Google Scholar dengan kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia, dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2024, dan menggunakan metode penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Dari 23 artikel yang diperoleh, 10 artikel memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PGRS di rumah sakit belum sepenuhnya optimal. Beberapa ketidaksesuaian ditemukan dalam aspek penyelenggaraan makanan, ketenagaan, serta sarana dan prasarana. Hambatan utama dalam implementasi PGRS meliputi keterbatasan sumber daya manusia, finansial, dan infrastruktur. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi, perlu dilakukan peningkatan komitmen manajemen rumah sakit, pendidikan dan pelatihan bagi tenaga gizi, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.
Copyrights © 2025