Triase merupakan prosedur khusus untuk mengklasifikasikan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan berdasarkan tingkat keparahan cedera atau penyakit guna menentukan jenis penanganan atau intervensi darurat yang diperlukan dengan tujuan menghindari dampak negatif pada penanganan pasien selanjutnya. Dengan kerumitan beban kerja tersebut, petugas kesehatan yang bekerja di IGD harus memiliki keterampilan yang lebih dibandingkan dengan petugas kesehatan yang bertugas di unit yang lain. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berpengaruh dalam ketepatan pelaksanaan triase di IGD. Penelusuran artikel dilakukan melalui database ResearchGate, Garuda, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “triage accuracy”, “triage implementation”, “factor”, dan “emergency rooms”. Studi dilakukan pada 13 rumah sakit di 3 negara dan ditemukan fakta bahwa terdapat faktor individu petugas dan organisasi yang dapat memberikan pengaruh dalam ketepatan pelaksanaan triase di IGD. Faktor individu petugas yaitu pengetahuan, keterampilan, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, motivasi, dan faktor intrinsik petugas kesehatan, banyak ditemukan sebagai faktor yang berpengaruh pada ketepatan pelaksanaan triase di IGD, Faktor organisasi seperti kondisi kepadatan, fasilitas dan infrastruktur, dan kurangnya SDM juga ditemukan sebagai beberapa faktor yang berpengaruh dalam pelaksanaan triase.
Copyrights © 2025