Perubahan budaya di media sosial telah menjadi fenomena penting dalam kehidupan generasi muda saat ini. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai platform komunikasi, namun juga sebagai ruang dinamis untuk mengekspresikan identitas budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana media sosial mempengaruhi pembentukan dan transformasi identitas budaya di kalangan generasi muda. Melalui analisis studi pustaka kami menemukan bahwa media sosial memberikan akses luas terhadap budaya yang berbeda dan memungkinkan generasi muda mengenal tradisi dan nilai yang berbeda. Namun fenomena ini juga membawa tantangan seperti homogenesis budaya, komersilisasi identitas dan penguatan stereotip. Di sisi lain, media sosial juga berperan dalam melestarikan warisan budaya melalui perekaman dan promosi acara budaya. Studi ini menunjukan bahwa generasi muda perlu mengembangkan kesadaran kritis terhadap penggunaan media sosial mereka untuk menjaga keaslian identitas budaya mereka sambal merangkul keberagaman. Oleh karen itu, jika digunakan secara bijak, media sosial dapat menjadi alat yang ampuh untuk memperkaya dan merayakan identitas budaya.
Copyrights © 2022