Penelitian ini membandingkan kinerja web server dengan dan tanpa penggunaan load balancing menggunakan HAProxy, serta mengukur kinerja tersebut menggunakan Apache Benchmark pada sistem operasi Ubuntu. Load balancing bertujuan untuk mendistribusikan beban trafik ke beberapa server, mengurangi risiko kegagalan akibat beban berlebih. Dua skenario pengujian dilakukan: dengan load balancing (HAProxy) dan tanpa load balancing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa load balancing dengan HAProxy meningkatkan throughput, mengurangi waktu respons, dan mempercepat waktu pengujian meskipun jumlah permintaan meningkat. Sebaliknya, tanpa load balancing, kinerja server menurun seiring peningkatan jumlah permintaan. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan HAProxy dapat meningkatkan efisiensi dan performa server web, terutama pada sistem dengan trafik tinggi, untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas.
Copyrights © 2025