Gagal jantung adalah komplikasi yang umumnya terjadi pada pasien infark miokard akut, dengan insidensinya diperkirakan mencapai 10-40 %. Berbagai faktor berpengaruh terhadap kejadian gagal jantung pada pasien infark miokard akut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian gagal jantung pada pasien infark miokard akut. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 orang, yang diambil secara consecutive selama 2 bulan di ruang intermediate ward rumah sakit dr. Saiful Anwar Malang. Gagal jantung diklasifikasikan menggunakan kriteria Killip (kelas 1-4). Pasien kriteria ekslusi adalah pasien dengan riwayat gagal jantung. Dalam peneliian ini terdapat 19 orang (29,23 %) dengan gagal jantung (Killip > 1). Berdasarkan hasil uji Chi square dengan tingkat kepercayaan 95 %, didapatkan dislipidemia berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian gagal jantung pada pasien infark miokard akut dengan (p = 0,026). Dari 65 orang pasien IMA, kejadian gagal jantung (Killip > 1) terjadi pada 19 orang (29,23 %). Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor yang terbukti berpengaruh terhadap kejadian gagal jantung pada pasien infark miokard akut adalah dislipidemia. Kata kunci: Dislipidemia, Gagal jantung, Infark miokard akut.
Copyrights © 2014