Gangguan jiwa merupakan masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh kekacauan pikiran, presepsi, dan tingkah laku dimana individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri, orang lain, masyarakat, dan lingkungan. Data WHO (2022) terdapat 300 juta orang di seluruh dunia mengalami gangguan jiwa seperti depresi, bipolar, demensia, termasuk 24 juta orang yang mengalami skizofrenia. Profil kesehatan Surakarta tahun 2020, menurut laporan puskesmas ada 731 kasus orang dengan gangguan jiwa berat di kota Surakarta, meningkat dari 630 kasus pada tahun 2019. Halusinasi merupakan gejala gangguan jiwa pada individu yang ditandai dengan perubahan presepsi sensori: merasakan sensasi palsu berupa suara, pengelihatan, perabaan, pengacapan dang penciuman. Penerapan dilakukan dengan metode diskriptif studi kasus kepada 2 responden pasien halusinasi selama 5 hari dengan frekuensi 1 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkab bahwa berdasatkan penerapan yang dilakukan, terdapat perubahan tanda dan gejala halusinasi sebelum dan sesudah dilakukan penerapan terapi okupsi menggambar. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat perubahan tanda dan gejala halusinasi setelah dilakukan penerapan terapi okupasi menggambar di RSJD dr. Arif Zainnudin.
Copyrights © 2024