Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI)
Vol 3, No 1 (2016): June 2016

PENANGANAN ANAKAN MUDA PADA KULTUR EX VITRO UNTUK MENGHASILKAN BIBIT SAGU (Metroxylon sagu Rottb.) SIAP TANAM

., Karyanti (Unknown)
Sigit, Yusuf (Unknown)
Tajuddin, Teuku (Unknown)
., Erwinda (Unknown)
., Minaldi (Unknown)
Haska, Nadirman (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Sep 2016

Abstract

To fulfill market demand and prevent its extinction, sago palm plantation need to be developed by planting elite varieties in other areas. For these reasons the large number of seedling is needed. In this study we developed the method for an ex vitro propagation technique combining with maintaining samples freshness for several days. Young suckers were treated using aquades, Na-hypochlorite or alcohol. After 3 days, suckers were sterilized, followed by dipping in vitamin solutions and IBA for an hour. The shoots were then planted in the mixture of soil and organic fertilizer. The results of our study showed that young sucker treated with alcohol 96% was the best treatment for maintaining the freshness of samples upto 3 days. During 20 weeks of culture, the optimum root induction was achieved after applying IBA 50 mg/L. Our result may serve as a base for mass propagation of sago palm.Keywords: Ex vitro, IBA, root induction, sample freshness, young suckers ABSTRAKUntuk memenuhi kebutuhan pasar serta mencegah kepunahannya, perkebunan sagu perlu dikembangkan dengan menanam tanaman sagu berkualitas di daerah lain yang sesuai. Untuk mendukung program ini, bibit sagu dibutuhkan dalam jumlah yang sangat besar. Dalam studi ini kami mengembangkan perbanyakan bibit sagu dengan teknik ex vitro yang dikombinasikan dengan metode untuk menjaga kesegaran sampel selama beberapa hari. Anakan muda sagu diberi perlakuan dengan aquades, Na-hipoklorit atau alkohol. Setelah disimpan selama 3 hari, anakan yang terlihat tetap segar dilanjutkan ke tahap sterilisasi, dan selanjutnya direndam dalam larutan campuran vitamin dan IBA selama 1 jam. Akhirnya anakan muda ditanam dalam media campuran tanah dan pupuk kandang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan alkohol 96% adalah yang terbaik untuk menjaga kondisi anakan tetap segar setelah disimpan hingga 3 hari. Selanjutnya setelah dikultur selama 20 minggu, induksi akar yang optimal dapat dicapai dari perlakuan IBA 50 mg/L. Hasil yang kami peroleh dapat menjadi acuan dalam perbanyakan bibit sagu secara masal.Kata kunci: Ex vitro, IBA, induksi akar, kesegaran sampel, anakan muda

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JBBI

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology

Description

JBBI, Indonesian Journal of Biotechnology & Bioscience, is published twice annually and provide scientific publication medium for researchers, engineers, practitioners, academicians, and observers in the field related to biotechnology and bioscience. This journal accepts original papers, review ...