Minimnya pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat menimbulkan masalah yang signifikan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Seperti terkait sanitasi, estetika dan dapat menjadi faktor terjadinya masalah lain bagi lingkungan. Tingkat kekotoran limbah yang dibuang dari kegiatan sehari-hari ke sumber air, atau sebagiannya, ditetapkan sebagai baku mutu limbah. Efek ini membutuhkan energi, uang dan waktu untuk menangani masalah lingkungan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P.68/Menlhk-Setjen/2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik, dijelaskan bahwa limbah domestik adalah sisa yang timbul dari pengoperasian suatu perusahaan atau aktivitas. Komponen organik ini menimbulkan masalah baru bagi lingkungan. Sehingga diperlukan solusi untuk mengurangi dampak pencemaran seperti adanya saluran pembuangan limbah. Saluran air limbah yang disiapkan untuk kebutuhan pembuangan limbah cair domestik perlu dianalisis keefektifan saluran tersebut.
Copyrights © 2023