Sampah yang tidak bisa dimanfaatkan atau didaur ulang menjadi masalah umum pada daerah perkotaan. Karena lahan yang sempit sehingga tempat pembuangan sampah tidak dapat menampung sampah setiap harinya, tidak adanya tempat sampah yang bisa memberi solusi. Tempat sampah disetiap daerah tidak dapat dimanfaatkan antara sampah orgnaik dan non-organik dan sampah tidak menjadi nilai ekonomis bagi pembuang sampah maupun pengelola sampah dan tidak terkontrol dengan baik dikarenakan tidak terdapat indikator kapasitas di setiap tempat sampah. Maka untuk mengatasi permasalah tersebut, penulis memberikan usulan prototype bank sampah yang akan dibangun menggunakan mikrokontroller yang dapat memilah sampah organik dan non-organik yang dapat didaur ulang dan menjadi nilai ekonomis baik untuk pembuang sampah ataupun pengelola sampah, yang dapat memberi solusi dengan teknologi. Bank sampah yang terkontrol yang dapat diketahui lokasinya oleh pembuang sampah ataupun pengelola sampah, selain itu pengelola sampah dapat mengetahui indikator kapasitas dari setiap Bank of Garbage secara realtime.
Copyrights © 2024