Kecamatan Peusangan Siblah Krueng terdiri dari 2 formasi dan yaitu Formasi Seureula berumur Pliosen dan Formasi Julu Rayeu berumur Plio-plistosen serta 1 Satuan Endapan Aluvial. Litologi Formasi Julu Rayeu terdiri dari endapan sungai, batupasir tufaan, lempung berlignit, dan batulumpur. Lingkup penelitian ini meliputi kajian tentang kondisi geologi permukaan dan litostratigrafi Formasi Julu Rayeu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengambilan data langsung di lapangan dan pengukuran penampang stratigrafi. Litologi yang dijumpai pada lokasi penelitian terdiri dari 5 satuan yaitu Satuan Batuserpih Karbonatan Seureula, Satuan Batupasir Karbonatan Julurayeu, Satuan Batupasir Tufaan Karbonatan Julurayeu, Satuan Batupasir Julurayeu, dan Satuan Endapan Aluvial. Berdasarkan analisis penampang stratigrafi terukur pada Formasi Julu Rayeu, didapatkan 5 asosiasi fasies yang terdiri dari fasies cross bedding conglomeratic sandstone yang terendapkan di fluvial, sandstone and shalestone interbed terendapkan di intertidal dari estuary with tidal influenced, graded bedding sandstone siltstone terendapkan di intertidal dari estuary with tidal influenced, Parallel Lamination Sandstone terendapkan di subtidal dari estuary with tidal influenced, dan fossilferous sandstone terendapkan di subtidal dari estuary with tidal influenced. Lingkungan pengendapan pada Formasi Julu Rayeu mengalami perubahan dari estuari yang dipengaruhi oleh pasang surut ke lingkungan darat berupa sungai.
Copyrights © 2022