Perusahaan seringkali mempunyai suatu teknik untuk memaksimumkan laba, meminimumkan biaya produksi ataupun mengoptimalkan hal lainnya. PT. Pertamina sebagai salah satu perusahaan besar memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam hal mengoptimalkan jumlah produksi BBM, diantaranya yaitu memperoleh laba perusahaan diatas US $ 2000, mengoptimalkan waktu pada proses produksi, menghindari kelebihan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan pasar terhadap BBM minimal 32.005.320 Barel. Goal Programming merupakan teknik yang layak untuk menyelesaikan masalah tersebut karena ciri dasar dari Goal Programming dapat menyelesaikan masalah yang memiliki beberapa tujuan. Model Goal Programming menggunakan Tabel simpleks yang dimodifikasi. Dari penyelesaian yang telah dilakukan diperoleh solusi optimal Goal Programming maka dari keempat tujuan yang ingin dicapai hanya satu tujuan yang dapat dipenuhi yaitu terpenuhinya permintaan pasar terhadap BBM minimal 32.005.320 Barel dengan jumlah optimal produksi BBM sebanyak 40.292.730 Barel.
Copyrights © 2006