Telah dilakukan pengolahan limbah cair tepung tapioka menggunakan proses klorinasi dengan Ca(OCl)2. Parameter yang dievaluasi adalah berat optimum Ca(OCl)2, pH optimum, dan waktu kontak optimum antara Ca(OCl)2 dengan limbah cair tepung tapioka dalam menurunkan kandungan sianida dan nilai KOK limbah cair. Variasi berat Ca(OCl)2 yang digunakan adalah 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 mg; variasi pH adalah 7, 8, 9, 10, 11; dan variasi waktu kontak yaitu 0; 0,5; 1; 1,5; 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum proses klorinasi, kandungan sianida adalah 51,77 mg/L dan nilai KOK limbah cair adalah 9953,01 mg/L; sedangkan setelah proses klorinasi pada kondisi optimum (berat Ca(OCl)2 5 mg, pH 8, dan waktu kontak 1 jam), diperoleh kandungan sianida sebesar 30,08 mg/L dengan efektivitas penurunan 41,88% dan nilai KOK limbah cair adalah 1092,09 mg/L dengan efektivitas penurunan 89,02%.
Copyrights © 2010