Artikel ini membahas mengenai pola pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan dakwah di era globalisasi. Masalah ini penting untuk dianalisis sebab globaliasi telah masuk pada seluruh ruang kehidupan umat Islam. Globaliasi telah membawa budaya Barat yang terkadang berbentuk liberal dan sekuluer. Dampak globalisasi tidak terbatas pada penyatuan pondasi ekonomi global, namun meluas ke perumusan sistem pemerintahan baru yang sebagian besar didasarkan pada demokrasi liberal dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Artikel ini hanya bersifat kualitatif menggunakan kajian pustaka (library research). Keseluruhan data hanya berdasarkan catatan Al-Qur’an, buku, jurnal, kitab hadits, dan lain-lain. Kesimpulan artikel ini adalah secara ideal da’i merupakan orang mukmin yang mendinkan Islam sebagai agamanya, Al-qur’an sebagai pedomannya, serta menjadikan Nabi Muhammad sebagai sebagai pemimpin dan teladan baginya, ia benar-benar mengamalkan dalam tingkah laku dan perjalanan hidupnya, kemudian menyampaikan Islam meliputi akidah, syari’ah dan akhlak kepada seluruh manusia.
Copyrights © 2021