Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) adalah biaya yang dibebankan kepada mahasiswa yang harus dibayar per semester selama menjadi mahasiswa. Pada Politeknik TEDC Bandung biaya SPP untuk setiap mahasiswa dari tiap program studi adalah berbeda-beda. Namun pada penerapannya, masih terdapat beberapa mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam pembayarannya, dimana terdapat beberapa atribut yang menjadi alasan keterlambatan mahasiswa dalam melakukan pembayaran SPP. Sehingga diperlukan kebijakan tepat yang perlu dibuat oleh pihak kampus guna mengatasi hal tersebut. Berdasarkan masalah tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan clustering menggunakan algorima K-Means pada data mahasiswa yang mengalami keterlambatan pembayaran SPP. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan metode elbow pada algoritma K-Means menghasilkan pengelompokkan data (cluster) yang terbaik yaitu 4. Cluster 0 sebanyak 97 data didominasi oleh uang saku per bulan, cluster 1 sebanyak 3 data didominasi oleh program studi, cluster_2 sebanyak 46 data didominasi oleh keterlambatan pembayaran SPP dan cluster 3 sebanyak 78 data didominasi oleh pendapatan orang tuan. Pengujian untuk mengetahui performance dengan algoritma K-Means menghasilkan nilai performance berdasarkan nilai avg. within distance centroid adalah 14.604.447.397,425 dan nilai Davies Bouldin Index adalah 0.484. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak kampus dalam pengambilan keputusan untuk menentukan kebijakan terhadap pembayaran SPP bagi mahasiswa. Kata Kunci— Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), Politeknik TEDC Bandung, Algoritma K-Means, Metode Elbow.
Copyrights © 2023