Telah dilakukan penelitian tentang penetapan kadar nitrit (NO2) pada beberapa sayuran yaitu kangkung, brokoli, dan seledri. Sayur kangkung diperoleh dari kebun warga daerah Kenten, Palembang, sedangkan sayur brokoli dan seledri diperoleh dari salah satu swalayan di kota Palembang. Kandungan nitrit ditentukan dari hasil air rebusan sampel sayuran dengan metode spektrofotometer UV-Vis. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai kandungan nitrit untuk hasil air rebusan sayuran dengan variasi waktu 5, 15, 20, 25, dan 30 menit. Untuk hasil air rebusan sayur kangkung diperoleh 0,664 mg/kg; 0,665 mg/kg; 0,685 mg/kg; 0,702 mg/kg; 0,710mg/kg. Untuk hasil air rebusan sayur brokoli diperoleh 0,646 mg/kg; 0,647 mg/kg; 0,650 mg/kg; 0,680 mg/kg; 0,704 mg/kg. Untuk hasil air rebusan sayur seledri diperoleh 0,718 mg/kg; 0,730 mg/kg; 0,818 mg/kg; 0,821 mg/kg; 0,849 mg/kg. Dari hasil perebusan pada sayuran kangkung, brokoli, seledri masih aman sesuai dengan ketentuan ADI (Acceptable Daily Intake)/ jumlah asupan harianĀ menurut WHO (World Health Organization).
Copyrights © 2017