Dalam makalah ini dibahas mengenai dapat-tidaknya ruang-waktu fisis mengalami perubahan topologi spasial. Ruang topologis atau manifol yang tidak kompak selalu dapat dijadikan sebagai ruang-waktu fisis. Sementara manifol kompak dapat dijadikan sebagai ruang-waktu fisis hanya bila karakteristik Euler-nya sama dengan nol. Untuk ruang-waktu kompak tanpa batasan M berdimensi genap ((d + 1) genap) dengan _I dan _F adalah kobordan bakruang, perubahan topologi spasial dapat terjadi apabila karakteristik Euler bagi M sama dengan nol, _(M) = 0, sedangkan untuk (d + 1) gasal, perubahan topologi dapat terjadi jika dipenuhi kaidah seleksi Reinhardt-Sorkin, yaitu _(_I) = _(_F). Meskipun dapat dilakukan pengeliminasian kaedah Reinhardt-Sorkin untuk dapat terjadinya perubahan topologi bagi ruang-waktu berdimensi gasal, namun pengeliminasian itu masih menyisakan beberapa batasan yang cukup tegas. Batasan itu muncul terkait dengan kehadiran kurva bak-waktu tertutup (sepanjang ruang-waktu kompak) untuk setiap perubahan topologi yang terjadi.
Copyrights © 2010