Jurnal Penelitian Sains
No 15 (2004)

Penentuan Metoda Pengukuran Bobot Isi Tanah Terbaik Berdasarkan Korelasi Antara Bobot Isi Basah dan Bobot Isi Kering Yang Terukur

Muhammad Irfan (Jurusan Fisika, Universitas Sriwijaya)
Frinsyah Virgo (Jurusan Fisika, Universitas Sriwijaya)
Aniza Aniza (Jurusan Fisika, Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
11 Jul 2017

Abstract

Bobot isi tanah merupakan salah satu parameter penting yang digunakan untuk menghitung kemampuan suatu lereng. Bobot isi tanah terdiri atas bobot isi basah dan bobot isi kering. Ada tiga metoda untuk mengukur bobot sis nasah dan bobot isi kering tanah yaitu metoda mould, metoda parafin wax dan metoda graduated cylinder. Pengukuran bobot isi basah dapat dilakukan dengan mudah di laboratorium dengan menggunakan sampel tanah langsung dari lapangan. Namun untuk penentuan bobot idi kering, sampel harus mengalami proses pengeringan yang tepat sehingga kadar air yang dikandung menjadi seminimal mungkin. Sampai saat ini belum ada penelitian tantang metoda mana yang terbaik jika ditinjau dari korelasi antara bobot isi basah dan bobot isi kering yang terukur. Penelitian ini bertujuan menentukan metoda mana yang terbaik jika ditinjau dari korelasi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metoda yang terbaik adalah metoda parafin wax.

Copyrights © 2004






Journal Info

Abbrev

jps

Publisher

Subject

Chemistry Mathematics Physics

Description

Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari ...