Pasar modal Indonesia memainkan peran yang signifikan dalam ekonomi, terutama dalam mendorong pertumbuhan sektor-sektor strategis untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Teknologi, salah satu bidang yang termasuk dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), mengalami penurunan harga saham yang paling drastis. Tujuan dari Studi ini adalah untuk melihat bagaimana faktor internal, yakni rasio finansial perusahaan, dan elemen eksternal, seperti inflasi, mempengaruhi harga saham sebuah perusahaan teknologi yang ada di Bursa Efek. Empat rasio keuangan utama likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas digunakan untuk melakukan analisis ini. Penelitian eksplanatori digunakan dengan menggunakan sampel dari 25 perusahaan selama tahun 2021–2023. Uji hipotesis, uji asumsi klasik, dan model regresi data panel digunakan selama proses ini. Hasilnya menunjukkan bahwa rasio likuiditas, rasio aktivitas, dan inflasi sangat memengaruhi harga saham perusahaan teknologi yang ada di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2021–2023. Sebaliknya, rasio solvabilitas dan profitabilitas tidak memengaruhi harga saham.
Copyrights © 2025