Kemajuan teknologi di era modern telah meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam berkomunikasi, terutama melalui internet dan beragam platform media sosial. Salah satu platform yang saat ini sangat populer adalah TikTok, yang dalam beberapa tahun terakhir telah dimanfaatkan oleh para dai sebagai media untuk berdakwah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis strategi dakwah yang diterapkan oleh akun TikTok @shuffah.id. Penelitian ini mengacu pada model strategi dakwah yang dikemukakan oleh Al-Bayanuni, yang mencakup tiga pendekatan utama: strategi emosional (al-manhaj al-‘athifi), strategi rasional (al-manhaj al-aqli), dan strategi indrawi (al-manhaj al-hissi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 video yang dianalisis, akun @shuffah.id mengadopsi ketiga strategi tersebut. Rinciannya, 8 video menggunakan strategi emosional, 57 video menerapkan strategi rasional, dan semua video memanfaatkan strategi indrawi. Dalam strategi emosional, fitur-fitur seperti musik, filter video, dan teks digunakan. Strategi rasional melibatkan fitur tanya jawab, musik, filter video, efek visual, serta stiker. Sementara dalam strategi indrawi, digunakan musik, teks, dan efek visual
Copyrights © 2024