Mencuri Raden Saleh merupakan Film yang menyentil sejarah Indonesia tentang Lukisan Pangeran Diponegoro karyanya Raden Saleh. dalam film tersebut juga menyajikan bentuk perlawanan anak, sepertihalnya perlawanan Pangeran Diponegoro terhadap kolonialisme, juga sikap bawahan terhadap sosok bapak sebagai pemimpin dalam lingkup kuasanya. Isu dari bapakisme dalam film ini kerap ditampilkan dari interaksi antara bapak dan anak. Masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana representasi bapakisme pada Film Mencuri Raden Saleh Karya Angga Dwimas Sasongko?. Secara gambaran umum, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan pendekatan analisis semiotika. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi juga dibantu dengan dokumentasi. Kemudian mengenai teknik analisis dilakukan kategorisasi dari setiap data. Dengan menggunakan teori Umberto Eco yakni sign (tanda), signifikasi dan interpretasi dengan metode dekontruksi ditemukan hasil dan pembahasan yang menyimpulkan bahwa terdapat beberapa makna dari bapakisme yang masih terikat dengan nilai-nilai budaya patriarki atau budaya kebapakan, adanya bentuk ketidakpuasan pemimpin hingga muncullah Sindrom pasca kekuasaan, juga terdapat laki-laki dewasa yang berkuasa hingga gaya komunikasi yang di dominasi oleh peran bapak.
Copyrights © 2023