Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan yang diimplementasikan olehPemerintah Daerah Kabupaten Bantul dalam melakukan promosi online UMKM di masapandemi covid-19. Hadirnya pandemi covid-19 memicu kesulitan pasar bagi UMKMsebagaimana yang terjadi di Desa Wisata Jamu Gendong Kringan di Kabupaten Bantul,DIY. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan indikator ukurankomunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Komunikasi terjalin dengansangat baik dan terkoordinir antar pihak yang terlibat. Komunikasi dilakukan denganmenjalin koordinasi pada beberapa segmen seperti komunitas fotografer, DinasPariwisata Bantul, Pengelola Jamu Gendong Kiringan hingga masyarakat desa wisataJamu Gendong Kiringan. Ketersediaan sumberdaya yang mencakup SDM, anggaran dansarana prasarana sudah cukup memadahi untuk menunjang kegiatan pemotretan fotoproduk di Desa Wisata Jamu Gendong Kiringan. Disposisi/sikap pemerintah sangatbersemangat dalam memperkenalkan destinasi desa wisata tersebut. Hal ini terbukti darisegi komitmen yang ditunjukkan Dinas Pariwisata Bantul sangat tinggi. Struktur birokasidalam kegiatan pendampingan foto produk dijalankan sesuai dengan pembagian tugasmasing-masing dan dapat terselenggara dengan baik.
Copyrights © 2022