Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kapasitas aerobik pemain futsal berdasarkan posisi bermain, yaitu Anchor, Flank, dan Pivot. Metode yang digunakan adalah komparatif kuantitatif, dengan sampel sebanyak 100 pemain futsal yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Multistage Fitness Test (bleep test) untuk mengukur kapasitas aerobik (VO₂max). Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ketiga posisi (F = 1,075; p = 0,345 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semua posisi dalam permainan futsal memerlukan kapasitas aerobik yang setara untuk mendukung performa optimal.
Copyrights © 2022