Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kebutuhan latihan fisik cabang olahraga sepak takraw nomor beregu putra dengan menggunakan analisis pertandingan. Penelitian ini menggunakan atlet sepak takraw tingkat nasional pada kejuaran tahunan Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar 2016 sebagai populasi dan yang menjadi juara dijadikan sebagai sample penelitian. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah purposive sampling sedangkan instrumen penilitian ini adalah observasi sistematis, pengambilan data nya menggunakan analisis. Sign System digunakan untuk pengamatan kejadian berulang-ulang di dalam pertandingan. Setelah di amati observer mencatat kejadian didalam scoring sheet yang telah dibuat oleh penulis. Berdasarkan hasil diperoleh kebutuhan yang berbeda-beda antara tekong, apit kanan, dan apit kiri. Dari hasil penelitian Tekong lebih dominan di latihan power tungkai, Apit kanan lebih dominan di latihan daya tahan lengan dan power tungkai, sedangkan Apit Kiri lebih dominan di latihan daya tahan otot tungkai. Sebagai saran kepada semua pelatih, pembina olahraga dll. untuk bisa memaksimalkan game analisis untuk mengetahui latihan fisik agar latihan bisa lebih maksimal.
Copyrights © 2022