Para pelatih diharapkan mampu membuat program latihan dan memahami pemberian dosis latihan di setiap tahapan latihan, sehingga akan bisa memprediksi kemampuan atletnya sebelum menghadapi kejuaraan. Salah satu program latihan yang bisa diterapkan yaitu latihan secara konvensional yang teratur dan terukur. Salah satu faktor penting untuk tercapainya suatu prestasi atlet adalah dengan meningkatkan kemampuan anaerobik, dengan tingginya tingkat anaerobik atlet tersebut maka dengan demikian diharapkan atlet dapat terus fokus pada pertandingan sehingga prestasi akan dicapai secara maksimal.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dampak dari penerapan program latihan konvensional terhadap peningkatan kemampuan anaerobik atlet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan disain One group pretest and posttest serta sampelnya para atlet futsal yang akan menghadapi sebuah kejuaraan yang berjumlah 12 orang.Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi peningkatan kemampuan anaerobik atlet futsal setelah diberi program latihan dengan model konvensional, akan tetapi terjadi peningkatan kemampuan anaerobik walaupun hanya sedikit.Kesimpulannya adalah penerapan program latihan konvensional tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan anaerobik atlet.
Copyrights © 2022