Salah satu unsur kondisi fisik yang sangat penting dalam olahraga yaitu daya tahan Kardiorespirasi Pengukuran daya tahan kardiorespirasi untuk kapasitas aerobik dapat dilakukan dengan cara mengukur konsumsi oksigen maksimal (VO2Max). VO2Max adalah jumlah maksimal okseigen yang dapat dikonsumsi selama aktivitas fisik. Seseorang yang mempunyai VO2Max tinggi adalah orang yang mempunyai kesegaran jasmani yang baikTujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan hasil Aerobic Maximal Capasity (VO2Max) menggunakan Tes Lapangan (Tes Lari 2,4km, Balke Test, Bleep Test) dan Laboratorium Test (Gas Analyzer) pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan 2016. Metode penelitian ini adalah menggunakan deskriptif komparatif. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa laki-laki Ilmu Kolahragaan 2016 sebanyak 10 orang diambil menggunakan teknik sampling purposive. Instrumen yang digunakan ini adalah dengan metode tes VO2Max yaitu Tes Lapangan menggunakan Tes Lari 2,4km, Balke Test, Bleep Test dan Laboratorium Test (Gas Analyzer) menggunakan Treadmill Cosmed T 150 DE. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistika One Way Aanova. Dari analisis data diperoleh hasil F = 17,342, p = 0,000 0,05 maka Ho ditolak, atau terdapat perbedaan yang signifikan hasil Aerobic Maximal Capasity (VO2Max) menggunakan Tes lapangan dan Laboratorium Test (Gas Analyzer) pada mahasiswa Ilmu Keolahragaan 2016.
Copyrights © 2022