Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi Kelompok Pengusaha Batik di Pekalongan saat ini, menganalisis faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kelompok di Pekalongan. Penelitian ini menggunakan Model Diamond dari Porter (1990) sebagai kerangka pikir untuk menganalisis pertumbuhan suatu klaster. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan masyarakat sekitar sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukksn bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kelompok atau klaster batik di Kota Pekalongan. Terdapat pula upaya yang dilakukan pemerintah untuk ikut serta dalam pengembangan usaha Batik di Kota Pekalongan.
Copyrights © 2024