Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengolahan tahu di Jambu Hilir, Kandangan, serta mengkaji implikasinya terhadap aspek pemasaran dan lingkungan. Isu utama yang dihadapi meliputi efisiensi produksi yang rendah, keterbatasan pemasaran, dan dampak negatif terhadap lingkungan akibat limbah cair yang belum terkelola dengan baik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan produsen tahu, serta dokumentasi proses pengolahan dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan tahu masih menggunakan metode tradisional yang menghasilkan produk dengan kualitas baik, tetapi kurang efisien dalam penggunaan bahan baku dan energi. Pemasaran produk tahu terbatas pada pasar lokal dengan model distribusi sederhana, sehingga tidak mampu menjangkau konsumen yang lebih luas. Dampak lingkungan berupa pembuangan limbah cair langsung ke saluran air menjadi ancaman bagi ekosistem sekitar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan teknologi sederhana untuk pengelolaan limbah cair, diversifikasi produk untuk meningkatkan daya saing, dan pemanfaatan media digital sebagai strategi pemasaran. Dengan implementasi rekomendasi tersebut, diharapkan industri tahu di Jambu Hilir dapat berkembang secara berkelanjutan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan memperluas jangkauan pasar.
Copyrights © 2024