Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memvisualisasikan data gempa bumi secara realtime di Indonesia menggunakan teknik web scraping dan pemrograman Python. Data gempa yang digunakan diperoleh dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode 15 Juni hingga 4 Juli 2023. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data dengan web scraping, penyaringan data untuk menghilangkan redundansi, serta visualisasi data menggunakan library Python seperti matplotlib dan seaborn. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi pola gempa berdasarkan wilayah, frekuensi magnitudo, kedalaman, dan jenis gempa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sekitar 515 kejadian gempa di Indonesia selama periode tersebut, dengan distribusi gempa yang bervariasi berdasarkan wilayah dan magnitudo. Visualisasi data ini memudahkan pemahaman informasi gempa secara cepat dan efektif.
Copyrights © 2025